Analisis Efisiensi Usaha dan Break Even Point pada Pengolahan Tepung Berbasis Daging Buah Naga Merah
Analysis of Business Efficiency and Break-Even Point in Red Dragon Fruit Pulp-Based Flour Processing
DOI:
https://doi.org/10.25047/nacia.v4i1.725Keywords:
efisiensi usaha, break event point, biaya produksi, tepung buah naga merah, agroindustriAbstract
Daging buah naga merah berpeluang dikembangkan menjadi produk tepung sebagai upaya meningkatkan umur simpan dan meningkatkan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi usaha dan BEP pada pengolahan tepung berbasis daging buah naga merah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Pengolahan dilakukan melalui formulasi puree daging buah naga merah, tepung beras, maltodekstrin, dan tepung ketan, kemudian dikeringkan menggunakan cabinet dryer pada suhu 60oC selama 8 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan 100 kg campuran bahan awal menghasilkan 30 kg tepung dengan rendemen 30%. Total biaya produksi sebesar Rp2.793.749 per bulan dengan kapasitas 300 unit. Nilai R/C sebesar 1,40 menunjukkan usaha tergolong efisien, sedangkan BEP tercapai pada 40 unit atau penjualan sebesar Rp521.480 per bulan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengolahan tepung berbasis daging buah naga merah layak dikembangkan.
