Analisis Efisiensi Usaha dan Break Even Point pada Pengolahan Tepung Berbasis Daging Buah Naga Merah

Analysis of Business Efficiency and Break-Even Point in Red Dragon Fruit Pulp-Based Flour Processing

Authors

  • Emi Kurniawati Politeknik Negeri Jember
  • Findi Citra Kusumasari Politeknik Negeri Jember
  • Irene Ratri Andia Sasmita Politeknik Negeri Jember
  • Mohammad Mardiyanto Politeknik Negeri Jember
  • Ade Galuh Rakhmadevi Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/nacia.v4i1.725

Keywords:

efisiensi usaha, break event point, biaya produksi, tepung buah naga merah, agroindustri

Abstract

Daging buah naga merah berpeluang dikembangkan menjadi produk tepung sebagai upaya meningkatkan umur simpan dan meningkatkan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi usaha dan BEP pada pengolahan tepung berbasis daging buah naga merah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Pengolahan dilakukan melalui formulasi puree daging buah naga merah, tepung beras, maltodekstrin, dan tepung ketan, kemudian dikeringkan menggunakan cabinet dryer pada suhu 60oC selama 8 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan 100 kg campuran bahan awal menghasilkan 30 kg tepung dengan rendemen 30%. Total biaya produksi sebesar Rp2.793.749 per bulan dengan kapasitas 300 unit. Nilai R/C sebesar 1,40 menunjukkan usaha tergolong efisien, sedangkan BEP tercapai pada 40 unit atau penjualan sebesar Rp521.480 per bulan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengolahan tepung berbasis daging buah naga merah layak dikembangkan.

Downloads

Published

2026-10-30

How to Cite

Emi Kurniawati, Findi Citra Kusumasari, Irene Ratri Andia Sasmita, Mohammad Mardiyanto, & Rakhmadevi, A. G. (2026). Analisis Efisiensi Usaha dan Break Even Point pada Pengolahan Tepung Berbasis Daging Buah Naga Merah: Analysis of Business Efficiency and Break-Even Point in Red Dragon Fruit Pulp-Based Flour Processing. NaCIA (National Conference on Innovative Agriculture), 4(1), 336–346. https://doi.org/10.25047/nacia.v4i1.725

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.