Pengaruh Waktu Penyulingan Terhadap Rendemen Minyak Atsiri Kulit Jeruk
The Effect Of Leaf Condition And Distillation Time On The Yield Of Orange Peel Essential Oil
DOI:
https://doi.org/10.25047/nacia.v3i1.275Keywords:
Destilasi, Waktu Penyulingan, Rendemen minyakAbstract
Minyak atsiri merupakan salah satu komoditas yang memiliki potensi besar di Indonesia. Salah satu jenis minyak atsiri yang dapat di produksi di Indonesia adalah minyak kulit jeruk (citrus pell oil). Kulit jeruk memiliki banyak manfaat diantaranya untuk industri kimia parfum, menambah aroma jeruk pada minuman dan makanan ,serta di bidang kesehatan yaitu digunakan sebagai antioksidan. Ada beberapa teknik ekstraksi untuk mendapatkan minyak atsiri yaitu destilasi air, destilasi uap dan destilasi air – uap. Destilasi atau penyulingan adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaaan kecepatan atau kemudahan menguap( viskositas) bahan. Pada proses destilasi,campuran zat dididihkan sehingga menguap dan uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kondisi daun dan waktu penyulingan terhadap rendemen minyak atsiri kulit jeruk. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penyulingan metode uap dan air. Hasil penelitian menunjukkan rendemen minyak atsiri kulit jeruk terbanyak yaitu 0,57% pada hari ketiga dengan waktu penyulingan 5,45 jam, hal ini disebabkan karena semakin lama waktu penyulingan, maka rendemen yang dihasilkan semakin besar. Dengan demikian, efisiensi proses destilasi dapat ditingkatkan dengan pengaturan waktu penyulingan yang optimal.
