Teknologi Non-Termal untuk Ekstraksi Hijau Polisakarida Jamur: Tinjauan Kritis tentang Intensifikasi Proses, Rekayasa Struktur, Bioaktivitas, dan Aplikasinya Non-Thermal Technologies for the Green Extraction of Fungal Polysaccharides: A Critical Review of

Non-Thermal Technologies for the Green Extraction of Fungal Polysaccharides: A Critical Review of Process Intensification, Structural Engineering, Bioactivity, and Applications

Authors

  • Angga prasetyo politeknik negeri jember
  • Lulus Mualimin Program Studi Teknologi Rekayasa Pengemasan, Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember
  • Shinta Widyaningtyas Program Studi Teknologi Rekayasa Pengemasan, Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember
  • Amellia Dwi Rizkyana Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember
  • Nadiyah Zuhroh Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/nacia.v4i1.691

Keywords:

Ekstraksi, Jamur, Pleurotus ostreatus, Polisakarida, Teknologi Non-termal

Abstract

Polisakarida jamur merupakan sumber senyawa bioaktif yang berpotensi dikembangkan untuk material pangan, pangan fungsional, dan nutrasetikal. Ekstraksi konvensional memiliki keterbatasan berupa penggunaan energi dan pelarut yang tinggi serta risiko degradasi senyawa sensitif terhadap panas. Kajian ini bertujuan menganalisis penerapan teknologi ekstraksi non-termal terhadap karakteristik, bioaktivitas, dan potensi aplikasi polisakarida jamur. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan menelaah artikel penelitian primer yang diperoleh melalui Google Scholar, mencakup Ultrasound-Assisted Extraction (UAE), Pulsed Electric Field (PEF), High-Pressure Processing (HPP), plasma dingin, Enzyme-Assisted Extraction (EAE), dan Deep Eutectic Solvents (DES). Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi tersebut dapat meningkatkan perolehan polisakarida dan memodifikasi berat molekul, kelarutan, gugus fungsi, serta aktivitas biologis. Efektivitas ekstraksi bergantung pada intensitas perlakuan dan bioaktivitas target. Pengembangan selanjutnya perlu diarahkan pada ekstraksi berbasis struktur, fungsi, keberlanjutan, dan kesiapan skala industri.

Downloads

Published

2026-10-30

How to Cite

prasetyo, A., Mualimin, L., Widyaningtyas, S., Rizkyana, A. D., & Zuhroh, N. (2026). Teknologi Non-Termal untuk Ekstraksi Hijau Polisakarida Jamur: Tinjauan Kritis tentang Intensifikasi Proses, Rekayasa Struktur, Bioaktivitas, dan Aplikasinya Non-Thermal Technologies for the Green Extraction of Fungal Polysaccharides: A Critical Review of: Non-Thermal Technologies for the Green Extraction of Fungal Polysaccharides: A Critical Review of Process Intensification, Structural Engineering, Bioactivity, and Applications. NaCIA (National Conference on Innovative Agriculture), 4(1), 199–220. https://doi.org/10.25047/nacia.v4i1.691

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 

You may also start an advanced similarity search for this article.