Kinetika Pengeringan Lapis Tipis Edamame: Pendekatan Model Empiris

Kinetic of Thin-Layer Drying of Edamame: An Empirical Model Approach

Authors

  • Diyah Ayu Agustin Politeknik Negeri Jember
  • Musti Yuni Hasisya Politeknik Negeri Jember
  • , Laras Kusuma Dewi Politeknik Negeri Jember
  • Arum Safitri Rahayu Politeknik Negeri Jember
  • Didiek Hermanuadi Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/nacia.v3i1.357

Keywords:

Edamame, Food dehydrator, Kinetik, Pengeringan

Abstract

Edamame (Glycine max L. Merrill) merupakan jenis kedelai hijau yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang dapat dikelola dengan mudah menjadi edamame kering. Pengeringan lapis tipis (thin-layer drying) menjadi salah satu metode yang paling efektif untuk menurunkan kadar air, menjaga kualitas nutrisi dan, memperpanjang umur simpan. Mutu akhir dan daya simpan produk dipengaruhi oleh proses proses pengeringan yang menjadi tahap penting dalam produksi edamame kering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinetika pengeringan menggunakan food dehydrator mini pada suhu 50OC selama 75 menit, dan 60OC selama 1200 menit. Pengujian pada data hasil pengeringan dilakukan terhadap lima model matematika yaitu, Page, Newton, Henderson-Pabis, Logarithmic, dan Midilli-Küçük, guna menetukan model terbaik berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2), root mean square error (RMSE), dan Sum Square Error (SSE). Hasil mengindikasikan bahwa pada suhu 60OC, model Midilli- Küçük menunjukkan kesesuain yang terbaik dengan nilai R2 tertinggi (0,995 pada suhu 50 OC dan 0,996 pada suhu 60 OC) serta RMSE dan SSE terendah dibanding model lain. Hasil menunjukkan bahwa model Midilli- Küçük dapat merepresentasikan kinetikan pengeringan dengan baik.

Downloads

Published

2025-11-05

How to Cite

Agustin, D. A., Hasisya, M. Y., Dewi, , L. K., Rahayu, A. S., & Hermanuadi, D. (2025). Kinetika Pengeringan Lapis Tipis Edamame: Pendekatan Model Empiris: Kinetic of Thin-Layer Drying of Edamame: An Empirical Model Approach. NaCIA (National Conference on Innovative Agriculture), 3(1), 125–133. https://doi.org/10.25047/nacia.v3i1.357

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.