Karakteristik Simplisia Kering Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Hasil Pengeringan Menggunakan Food Dehydrator Berdasarkan Rendemen dan Kadar Air
DOI:
https://doi.org/10.25047/nacia.v4i1.635Keywords:
bunga telang, food dehydrator, kadar air, rendemen, pengeringanAbstract
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) memiliki kadar air yang tinggi sehingga diperlukan proses pengolahan untuk menghasilkan simplisia yang lebih stabil selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi simplisia bunga telang yang dihasilkan melalui tahapan sortasi, pelayuan, dan pengeringan menggunakan food dehydrator berdasarkan kadar air dan rendemen. Bahan yang digunakan berupa bunga telang segar tipe mahkota tumpuk (double petals) yang diperoleh dari Kebun Ciparanje, Universitas Padjadjaran. Bunga telang disortasi, dilayukan selama minimum 8 jam, kemudian dikeringkan menggunakan food dehydrator pada suhu 65°C selama 6 jam. Parameter yang diamati meliputi kadar air bahan segar, rendemen pada setiap tahapan pengolahan, rendemen total, dan kadar air akhir simplisia. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air bahan segar memiliki rata-rata 82,19%, sedangkan rendemen pada tahap sortasi, pelayuan, dan pengeringan masing-masing sebesar 79,15%, 50,70%, dan 17,82%. Rendemen total yang diperoleh sebesar 7,11%, dengan kadar air akhir simplisia sebesar 5,84%. Pengeringan menggunakan food dehydrator pada suhu 65°C selama 6 jam menghasilkan simplisia bunga telang dengan kadar air akhir yang rendah.
