Analisis Citra Digital untuk Deteksi Cepat Boraks pada Pangan Berbasis Pati: Tinjauan Kritis terhadap Tantangan Kimia dan Instrumentasi
Digital Image Analysis for Rapid Borax Detection in Starch-Based Foods: A Critical Review of Chemical and Instrumental Challenges
DOI:
https://doi.org/10.25047/nacia.v4i1.671Keywords:
analisis citra digital, boraks, kolorimetri, kurkumin, pangan berbasis patiAbstract
Deteksi borak pada pangan berbasis pati masih menjadi tantangan karena perubahan warna yang dihasilkan oleh reaksi kurkumin–boron dapat dipengaruhi oleh karakteristik pangan dan kondisi pengukuran. Kurkumin dapat digunakan untuk menghasilkan perubahan warna sebagai tanda keberadaan boron, sedangkan analisis citra digital dapat mengubah perubahan warna tersebut menjadi data numerik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan deteksi boraks berdasarkan kurkumin dan analisis citra digital, mulai dari preparasi dan ekstraksi sampel, pembentukan kompleks, pengambilan citra, analisis warna, hingga kalibrasi dan validasi. Pendekatan kritis review digunakan dengan menelaah 37 artikel yang membahas tentang kimia kurkumin–boron, deteksi boraks atau boron, kolorimetri, analisis citra digital, serta karakteristik matriks pangan dan bahan terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pengukuran tidak hanya ditentukan oleh terbentuknya warna, tetapi juga oleh proses ekstraksi, kondisi reaksi, matriks karakteristik, kondisi pencahayaan dan kamera, serta kalibrasi model. Penelitian pada hidrogel, aerogel, dan sistem polimer memberikan dasar untuk menjelaskan kemungkinan interaksi borat dengan polisakarida, tetapi belum dapat dianggap sebagai bukti langsung pada pangan berbasis pati. Analisis citra digital berpotensi dikembangkan sebagai metode skrining boraks yang cepat, murah, dan portabel. Namun penerapannya pada pangan berbasis pati masih memerlukan validasi khusus melalui pengujian seperti recovery, presisi, LOD, LOQ, dan pengujian pada sampel pangan nyata.
