Peningkatan Nilai Tambah Bahan Baku Kopi Melalui Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Menjadi Teh Cascara Di Teaching Factory Pengolahan Produk Kopi

Increasing the Added Value of Coffee Raw Materials by Utilizing Coffee Skin Waste to Make Cascara Tea at the Teaching Factory for Processing Coffee Products

Authors

  • Eva Rosdiana Politeknik Negeri Jember
  • Setyo Andi Nugroho Politeknik Negeri Jember
  • Rizky Nirmala Kusumaningtyas Politeknik Negeri Jember
  • Putri Santika Politeknik Negeri Jember

Keywords:

Cascara, limbah kulit kopi, diversifikasi

Abstract

Produksi kopi tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 774,96 ribu ton atau turun sebesar 1,43 persen dari tahun 2021. Produksi kopi yang dihasilkan oleh Perkebunan Besar (PB) berasal dari Provinsi Jawa Timur dengan produksi sebesar 3,39 ribu ton atau 85,15 persen dari total produksi dari PB di Indonesia. Produksi kopi semakin tinggi, maka produksi limbah yang dihasilkan semakin tinggi pula. Limbah kulit buah kopi biasanya berupa daging buah yang secara fisik komposisi mencapai 48%, terdiri dari kulit buah 42% dan kulit biji 6%. Kulit kopi mengandung zat fenolik bersifat antimikroba serta antioksidan. Karena kandungan dan manfaatnya ini lah maka pengabdian ini dilakukan, sebagaimana diketahui selama ini tefa pengolahan dalam memproduksi kopi bubuk tidak melakukan pemanfaatan limbah kulit kopi dengan benar sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan dan bau busuk. Untuk itu agar limbah ini bisa termanfaatkan dengan baik maka dijadikan teh cascara. Metode yang dilakukan ada lima yaitu 1). Perencanaan Kegiatan yaitu melakukan analisis situasi dan berkoordinasi dengan mitra terkait permasalahan yang terjadi. 2) Pelaksanaan kegiatan yaitu membuat media edukasi melalui modul pengolahan limbah kopi sebelum dilakukan praktek, 3). Memberikan penyuluhan dan sosialisasi mengenai potensi dan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi teh cascara, 4). memberikan pelatihan/praktek langsung kepada staff dan teknisi tentang potensi limbah kulit kopi dan pembuatan teh cascara, dan 5). Monitoring dan evaluasi, 6) keberlanjutan program. Hasil akhir pengabdian adalah peningkatan pengetahuan dan keahlian para staff atau teknisi mengenai potensi limbah kulit kopi menjadi teh cascara serta tefa pengolahan produk kopi mempunyai variasi produk baru selain kopi bubuk yaitu teh cascara melalui diversifikasi pengolahan kopi sebagai keberlanjutan program.

Downloads

Published

2025-01-07

Conference Proceedings Volume

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.