Peningkatan Keterampilan Sumber Daya Manusia di Rumah Potong Hewan Kaliwates Melalui Pelatihan Pembuatan Biogas

Improving Human Resources Skills at the Kaliwates Slaughterhouse Through Biogas Making Training Nur Faizin1

Authors

  • Nur Faizin Politeknik Negeri Jember
  • Dafit Ari Prasetyo Politeknik Negeri Jember
  • Zeni Ulma Politeknik Negeri Jember
  • Cahyaning Nur Karimah Politeknik Negeri Jember
  • Alex Taufiqurrohman Zain Politeknik Negeri Jember

Keywords:

Slaughterhouse, Cow Rumen, Biogas, Occupational Health and Safety

Abstract

Salah satu RPH di wilayah Jember yang memerlukan penanganan paling mendesak adalah RPH Kaliwates karena merupakan RPH yang berada di pusat kota dengan lokasi bersebelahan dengan rumah penduduk. Selain itu, jumlah pemotongan hewan di RPH Kaliwates memiliki jumlah paling tinggi dibandingkan dengan RPH lainnya di Wilayah Jember yaitu berkisar 5-10 ekor per/hari. Pengolahan limbah cairan isi rumen dan kotoran sapi dapat dilakukan dengan cara fermentasi anaerob, dan merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Selain isu tentang lingkungan yang diakibatkan oleh limbah rumen sapi, isu tentang keamanan kerja di RPH juga perlu ada perhatian khusus. Kondisi saat ini, RPH masih belum menerapkan K3 dengan baik, padahal aspek kesehatan dan keselamatan kerja sangat diperhitungkan dalam melakukan pekerjaan. Solusi yang ditawarkan yaitu pelatihan pembuatan biogas dari rumen sapi. Dalam kegiatan pengabdian ini yang berupa pelatihan pembuatan biogas akan dibuatkan juga reaktor biogas (biodigester) portabel. Solusi yang kedua yaitu pelatihan penerapan K3 bagi pekerja di lingkungan RPH. Kegiatan Pengabdian masyarakat dilaksanakan selama enam bulan. Pengusul membagi menjadi 4 tahapan untuk menyelesaikan permasalahan di mitra. Tahap pertama adalah koordinasi dan diskusi, tahap kedua adalah penyiapan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan, tahap ketiga yaitu pelatihan mengenai pembuatan biogas dari limbah rumen sapi menggunakan reaktor biogas portabel dan pelatihan K3 bagi mitra, dan tahap akhir adalah monitoring hasil kegiatan pengabdian di RPH.  Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan, pegawai RPH Kaliwates menjadi mengerti sekaligus dapat mempraktikkan pembuatan biogas menggunakan biodigester portabel. Selain itu, pegawai RPH dapat memahami sekaligus mengimplementasikan K3 dalam setiap aktivitas pekerjaan di RPH.

Downloads

Published

2025-01-14

Conference Proceedings Volume

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.